Dilihat 124
DESKRIPSI
Manajemen risiko adalah proses sistematis untuk mengidentifikasi, menilai, mengelola, dan memantau berbagai risiko yang dihadapi oleh organisasi. Dalam konteks bank syariah, manajemen risiko menjadi lebih kompleks karena harus mematuhi prinsip-prinsip syariah yang melarang riba, gharar, dan maysir. Risiko yang dihadapi oleh bank syariah mencakup risiko kredit, pasar, likuiditas, operasional, serta risiko syariah. Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang konsep, kerangka kerja, dan praktik manajemen risiko yang sesuai dengan syariah dalam operasional bank syariah.
TUJUAN
- Memahami konsep dasar manajemen risiko dalam konteks perbankan syariah.
- Mengidentifikasi jenis-jenis risiko yang unik dihadapi oleh bank syariah, termasuk risiko syariah.
- Menerapkan proses manajemen risiko yang sesuai dengan prinsip syariah.
- Menyusun dan mengimplementasikan strategi mitigasi risiko yang efektif.
- Memahami regulasi dan standar kepatuhan yang terkait dengan manajemen risiko di bank syariah.
- Menggunakan alat dan teknik untuk memantau dan mengukur risiko secara berkelanjutan.
OUTLINE MATERI
1. Pengantar Manajemen Risiko di Bank Syariah: Definisi, tujuan, dan prinsip-prinsip dasar manajemen risiko syariah.
2. Kerangka Kerja Manajemen Risiko: Pendekatan dan proses manajemen risiko, termasuk identifikasi, penilaian, mitigasi, dan pemantauan risiko.
3. Jenis-Jenis Risiko dalam Bank Syariah:
- Risiko Kredit: Risiko gagal bayar oleh nasabah, termasuk mitigasi melalui jaminan syariah.
- Risiko Pasar: Risiko yang timbul dari fluktuasi pasar, seperti nilai tukar dan harga komoditas.
- Risiko Likuiditas: Kemampuan bank untuk memenuhi kewajiban jangka pendek tanpa mengalami kerugian yang signifikan.
- Risiko Operasional: Risiko yang terkait dengan kegagalan internal, seperti kesalahan manusia, sistem, atau proses.
- Risiko Syariah: Risiko ketidakpatuhan terhadap prinsip-prinsip syariah, termasuk penyelesaian transaksi yang tidak sesuai dengan akad syariah.
4. Strategi Mitigasi Risiko: Teknik dan alat yang digunakan untuk mengurangi dampak risiko, termasuk diversifikasi, hedging, dan manajemen aset-liabilitas.
5. Pengawasan dan Kepatuhan: Peran regulator, Dewan Pengawas Syariah, dan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
6. Penggunaan Teknologi dalam Manajemen Risiko: Aplikasi teknologi dalam pemantauan dan mitigasi risiko.
7. Studi Kasus dan Praktek Terbaik: Analisis kasus nyata dari penerapan manajemen risiko di bank syariah dan pelajaran dari praktik terbaik.
8. Laporan dan Komunikasi Risiko: Menyusun laporan risiko yang komprehensif dan efektif, serta komunikasi risiko kepada pemangku kepentingan.
TRAINING METHOD
Pre Test
Presentation
Discussion
Case Study
Post Test
Evaluation
FACILITIES
Training Kit
Handout
Certificate
1x Lunch & 2x Coffee Break
Souvenir