
Dilihat 97
DESKRIPSI
Industri manufaktur merupakan sektor yang memiliki tingkat risiko kecelakaan kerja yang cukup tinggi, karena melibatkan penggunaan mesin, material berbahaya, proses produksi kompleks, dan interaksi manusia yang intensif. Kecelakaan kerja tidak hanya berdampak pada kesehatan dan keselamatan pekerja, tetapi juga dapat mengacaukan proses produksi, meningkatkan biaya operasional, dan menurunkan reputasi perusahaan. Oleh karena itu, penerapan manajemen risiko dan keselamatan kerja menjadi kebutuhan strategis yang wajib dilakukan oleh setiap perusahaan manufaktur. Penerapan sistem manajemen keselamatan kerja yang baik memungkinkan perusahaan untuk mengidentifikasi potensi bahaya secara proaktif, menilai tingkat risikonya, serta menentukan langkah-langkah pengendalian yang tepat. Dengan menggunakan pendekatan berbasis risiko, perusahaan dapat melakukan pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja secara lebih efektif. Selain itu, kepatuhan terhadap regulasi K3 serta standar internasional seperti ISO 45001 menjadi faktor penting dalam memastikan keberlangsungan operasional dan menghindari konsekuensi hukum. Dalam era modern, tantangan keselamatan kerja di industri manufaktur semakin berkembang seiring kemajuan teknologi, otomatisasi, dan penggunaan bahan kimia baru. Hal ini menuntut peningkatan kompetensi tenaga kerja dalam memahami analisis risiko, prosedur keselamatan, serta penerapan teknologi yang aman. Melalui PT Cakra Biwa Consultant, Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada peserta agar mampu menerapkan manajemen risiko dan keselamatan kerja secara efektif dalam lingkungan kerja manufaktur.TUJUAN
- Memberikan pemahaman dasar mengenai konsep manajemen risiko dan keselamatan kerja.
- Membekali peserta dengan keterampilan dalam mengidentifikasi bahaya (hazard identification) dan melakukan penilaian risiko.
- Mengajarkan penerapan pengendalian risiko sesuai hierarki pengendalian K3.
- Meningkatkan kemampuan peserta dalam merancang prosedur keselamatan kerja yang efektif di industri manufaktur.
- Menyiapkan peserta untuk menerapkan budaya K3 serta memenuhi standar dan regulasi terkait keselamatan kerja.
MATERI
- Pengantar Manajemen Risiko dan K3
- Konsep K3 dan peranannya dalam industri manufaktur
- Dasar-dasar manajemen risiko
- Regulasi K3 dan standar terkait (termasuk ISO 45001)
- Identifikasi Bahaya (Hazard Identification)
- Jenis bahaya di lingkungan manufaktur (mekanis, elektrik, kimia, ergonomi, dll.)
- Metode identifikasi bahaya: inspeksi, observasi, job safety analysis (JSA)
- Penilaian Risiko (Risk Assessment)
- Metode penilaian risiko (qualitative & quantitative)
- Matriks risiko: likelihood vs severity
- Penetapan prioritas pengendalian
- Pengendalian Risiko
- Hierarki pengendalian (eliminasi, substitusi, rekayasa, administratif, APD)
- Penerapan prosedur keselamatan kerja
- Pengendalian risiko pada mesin, peralatan, dan material berbahaya
- Sistem Manajemen Keselamatan Kerja
- Perencanaan dan implementasi program K3
- Investigasi kecelakaan dan penentuan tindakan pencegahan
- Audit internal K3 dan continuous improvement
- Budaya Keselamatan (Safety Culture)
- Komunikasi K3
- Leadership dalam keselamatan kerja
- Pembentukan perilaku kerja aman
TRAINING METHOD
Presentation Discussion Case Study EvaluationFACILITIES
Training Kit Handout Certificate Lunch + 2x Coffee Break SouvenirFormulir Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar
Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.
HUBUNGI KAMI
Komplek Pertokoan Ruko Tritunggal No. T7, Jotawang, Bantul, Yogyakarta 55188
Phone : 0811 2949 265
Email : marketing1@cakrabiwa.co.id
