
Dilihat 110
- Memberikan pemahaman konsep dasar lean supply chain dan implementasinya dalam agroindustri.
- Mengidentifikasi pemborosan (waste) dalam proses rantai pasok dari hulu ke hilir.
- Menyusun strategi pengurangan waste: waktu, tenaga, bahan baku, dan informasi.
- Memahami alat dan teknik lean (VSM, Kaizen, 5S, JIT) dalam konteks agribisnis.
- Mendorong efisiensi logistik, inventori, dan produksi berbasis permintaan (pull-based).
- Meningkatkan nilai produk dan daya saing melalui rantai pasok yang lebih ramping dan adaptif.
- Apa itu lean supply chain?
- Perbedaan antara supply chain tradisional vs lean
- Karakteristik agroindustri: tantangan dan peluang penerapan lean
- Prinsip utama lean: value, flow, pull, responsiveness, and perfection
- Overproduction: produksi melebihi permintaan pasar
- Waiting: waktu tunggu panen, pengangkutan, pemrosesan
- Transportation: logistik yang tidak efisien dan boros BBM
- Inventory: stok bahan baku/produk jadi terlalu banyak
- Motion: pergerakan kerja yang tidak produktif
- Overprocessing: tahapan kerja yang tidak menambah nilai
- Defect: produk rusak, kontaminasi, expired
- Pemetaan aliran nilai dari hulu (bahan baku) ke hilir (konsumen)
- Identifikasi aktivitas yang bernilai tambah (VA) vs tidak bernilai tambah (NVA)
- Studi kasus: VSM pabrik pangan olahan atau produk hortikultura
- Mengatur produksi dan pengiriman berdasarkan permintaan pasar
- Strategi JIT untuk agroindustri: fresh produce, bahan mudah rusak
- Kanban: sistem sinyal sederhana untuk mengontrol suplai & permintaan
- Inventory minim tapi aman (safety stock vs overstock)
- Strategi FIFO dan FEFO (First In First Out / First Expired First Out)
- Layout gudang dan flow barang yang efisien
- 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) di pabrik dan gudang
- Kaizen: perbaikan kecil tapi berkelanjutan
- SMED (Single-Minute Exchange of Die): efisiensi waktu setup
- TPM (Total Productive Maintenance) untuk mengurangi downtime mesin
- Strategi pengangkutan efisien untuk hasil panen dan produk jadi
- Rute distribusi optimal dan sistem pengiriman terjadwal
- Pengurangan biaya logistik dengan konsolidasi muatan dan GPS tracking
- Dashboard visual untuk SCM lean
- Integrasi sistem informasi produksi, inventori, dan logistik
- Pemanfaatan aplikasi sederhana dan ERP untuk lean tracking
- KPI rantai pasok lean: lead time, cycle time, delivery reliability, cost-to-serve
- Audit lean dan continuous improvement
- Studi kasus keberhasilan penerapan lean SCM di sektor pertanian & pangan
Formulir Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar
Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.
HUBUNGI KAMI
Komplek Pertokoan Ruko Tritunggal No. T7, Jotawang, Bantul, Yogyakarta 55188
Phone : 0811 2949 265
Email : marketing1@cakrabiwa.co.id
