
Dilihat 132
- Memberikan pemahaman dasar tentang prinsip K3 dan regulasi yang berlaku.
- Mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko di agroindustri kakao.
- Mendorong penggunaan APD, penerapan SOP, dan pelaporan insiden.
- Menumbuhkan budaya keselamatan dan komunikasi risiko antar pekerja.
- Mendukung pencapaian target zero accident dan kinerja produktif.
- Pengertian K3 dan urgensinya di industri pangan
- Undang-undang & peraturan terkait K3 (UU No. 1/1970, Permenaker K3)
- Tanggung jawab karyawan dan manajemen terhadap keselamatan kerja
- Statistik dan studi kasus kecelakaan di industri kakao
- Potensi bahaya: mesin, debu kakao, suhu tinggi, bahan kimia pembersih
- Risiko ergonomi: pengangkatan manual, posisi kerja statis
- Teknik identifikasi & klasifikasi bahaya (HIRARC)
- Contoh kasus nyata: cidera, terpapar debu, tangan terjepit mesin
- Jenis dan fungsi APD di lingkungan agroindustri kakao
- Wajib SOP: pengoperasian mesin, pengemasan, pengeringan, pemindahan barang
- Inspeksi alat produksi, APAR, dan perlengkapan keselamatan
- Pelatihan penggunaan alat pelindung dan simulasi lapangan
- Prosedur evakuasi, pemadaman kebakaran, dan pertolongan pertama
- Penanganan bahan tumpah, asap, luka bakar ringan
- Sistem pelaporan insiden: kecelakaan, near miss, unsafe act
- Simulasi tanggap darurat untuk lokasi pabrik/gudang
- K3 sebagai budaya: dari kesadaran individu ke kolektif
- Komunikasi efektif: briefing harian, pelaporan risiko
- Reward & punishment dalam implementasi K3
- Pembentukan Tim K3 dan peran pengawas internal
Formulir Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar
Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.
HUBUNGI KAMI
Komplek Pertokoan Ruko Tritunggal No. T7, Jotawang, Bantul, Yogyakarta 55188
Phone : 0811 2949 265
Email : marketing1@cakrabiwa.co.id
