
Dilihat 119
- Memahami perbedaan teknik panen manual dan mekanis serta kelebihan-kekurangannya.
- Menguasai cara panen yang benar untuk meminimalkan kehilangan rendemen.
- Mengetahui penanganan batang tebu agar tidak rusak atau fermentasi sebelum digiling.
- Mengatur ritme angkut untuk sinkronisasi kebun-pabrik.
- Meningkatkan efisiensi tenaga kerja dan logistik di lapangan.
- Hubungan waktu panen, kualitas batang, dan rendemen
- Tanda tebu siap panen dan umur optimal
- Potensi kehilangan gula akibat panen terlambat atau rusak
- Indeks kematangan dan sampling
- Alat panen manual: parang, sabit, alat pelindung diri
- Teknik tebang, pembersihan daun, dan pemotongan ujung batang
- Kesalahan umum: luka batang, tercampur tanah/debu
- Standar waktu dan jumlah panen per hari
- Jenis alat panen mekanis: harvester potong, grab loader, loader-truck
- Keunggulan dan kendala mekanisasi di berbagai kondisi lahan
- Setting dan perawatan alat panen mekanis
- Potensi kerusakan batang dan solusi teknis
- Waktu ideal dari panen ke giling (<24 jam idealnya)
- Penyusunan batang di truk atau keranjang (agar tidak rusak)
- Pencegahan fermentasi & penurunan kadar gula
- Perlakuan pada kondisi hujan dan tebu basah
- Sinkronisasi kebun-pabrik: estimasi tonase dan waktu angkut
- Rute dan moda angkut: truk, rel, kanal (jika tersedia)
- Sistem antrian, pembongkaran, dan efisiensi waktu
- Pemetaan blok panen dan pengaturan giliran angkut
- Indikator performa: ton/ha, kehilangan rendemen, waktu jeda
- Monitoring: input tenaga, output batang, waktu tempuh
- Formulir kontrol panen dan angkut
- Feedback dari laboratorium rendemen
Formulir Pendaftaran
Silahkan isi FORMULIR PENDAFTARAN berikut dengan data yang benar agar
Kami dapat konfirmasi ulang kembali via email, WA maupun telepon.
HUBUNGI KAMI
Komplek Pertokoan Ruko Tritunggal No. T7, Jotawang, Bantul, Yogyakarta 55188
Phone : 0811 2949 265
Email : marketing1@cakrabiwa.co.id
